Afrika Utara

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang

Afrika adalah benua terbesar kedua dunia dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Kata Afrika berasal dari bahasa Latin, Africa terra -“tanah Afri” (bentuk jamak dari “Afer”) untuk menunjukkan bagian utara benua tersebut, saat ini merupakan bagian dari Tunisia, tempat kedudukan provinsi Romawi untuk Afrika. Asal kata Afer mungkin dari bahasa Fenisia, ‘afar berarti debu; atau dari suku Afridi, yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago; atau dari bahasa Yunani aphrike berarti tanpa dingin; atau dari bahasa Latin aprica berarti cerah.

Afrika adalah tempat tinggal manusia yang paling awal, dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lain. Afrika adalah tempat di mana garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman tujuh juta tahun yang lalu

Daerah Afrika terdiri dari Pegunungan tinggi, Gurun, Lembah, dan daerah depresi. Pegunungan di selatan dan timur, lebih tinggi dari pegunungan yang ada di utara dan barat. Gunung tertinggi adalah G. Kilimanjaro (6.010 m) yang terletak di Tanzania. Di Afrika utara terdapat gurun Sahara, yang merupakan gurun terluas di bumi. Sungai yang terdapat di Afrika antara lain adalah sungai Nil, yang merupakan sungai terpanjang di bumi (6.690 km). Di Afrika terdapat beberapa danau yang besar antara lain danau Victoria, danau Tanganyika, dan danau Malawi.

Pada tahun 1998, penduduk Afrika berjumlah kurang lebih 763.000.000 jiwa. Mayoritas penduduk Afrika adalah bangsa Negro. Bangsa Negro di Afrika dapat dikelompokan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan, yang kulitnya lebih gelap dan Negro Bantu, yang kulitnya lebih terang dari Negro Sudan. Bahasa pemersatu di Benua Afrika adalah bahasa Swahili, sedangkan bahasa lain yang persebarannya lebih luas adalah bahasa Arab.

  1. B.     Rumusan Masalah
    1. Berapa luas wilayah dan batas-batas Negara di bagian Afrika Utara ?
    2. Bagaimana keadaan hubungan politik di Negara-negara  Afrika Utara ?
    3. Bagaimana tingkat pendidikan, ekonomi, dan social budaya yang ada di Negara-negara bagiab Afrika Utara ?

C.    Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini adalah agar mahasiswa(i) dapat mengetahui tentang keadaan Negara-negara di bagian Afrika Utara. Baik dari segi pendidikan, ekonomi, sosial budaya, politik, maupun hubungan antar Negara satu dengan Negara lainnya yang berada di sekitar wilayah Afrika Utara.

  1. D.    Metode Penulisan

Dalam penulisan dan penyusunan makalah ini, metode yang saya gunakan adalah metode kepustakaan.

 

BAB II

PEMBAHASAN

  1. A.    Letak dan Luas wilayah Afrika Utara

Afrika Utara adalah daerah di benua Afrika di mana budaya dan penduduknya berbeda dengan daerah di Afrika lainnya. Penduduk Afrika Utara sebagian besar termasuk ras kulit putih dan merupakan penuturbahasa Afro-Asia. Mereka sebagian besar juga beragama Islam.

Di kawasan Afrika Utara kebanyakan di huni oleh suku Bangsa Berber, akan tetapi para ahli masih memperdebatkan bagaimana mengelompokkan bangsa arabdan bangsa Berber di Afrika Utara. Sebagaian ingin memasukkannya kedalam ras Eropa namun masih di pertentang. Jumlah bangsa Arab sekarang sekitar 80 juta. Mereka berdiam di Mesir, Sudan, dan di sepanjang pantai Laut Tengah. Bangsa Berber menghuni daerah Barat Laut Tengah Afrika semenjak jaman prasejarah. Jumlah sekitar 20 juta. Mereka terutama tinggal di negara Aljazair dan Maroko. Bangsa Arab dan Berber merupakan kelompok etnis utama di Afrika Utara.

Sementara ada pula kelompok atau etnis lain yang berdiam di kawasan Afrika Utara antara lain bangsa-bangsa yang berasal dari Eropa. Bangsa Eropa pada waktu itu pernah melakukan kolonialisme antara lain Prancis, Jerman, dan Inggris.

Daerah Afrika Utara telah maju kebudayaannya semenjak beberapa ribu tahun sebelum Masehi , seperti Mesir (sejak sebelum 3.000 SM) yang dipimpin oleh raja-raja Firaun (Farao). Kemudian Mesir dan Afrika Utara di daerah Maghribi mendapat pengaruh dari budaya Yunani, Romawi, dan Islam; khususnya pengaruh Islam sangat kuat di Mesir, Sudan dan daerah Sahara. Orang Romawi mendirikan koloni-koloni di pantai bagian utara, sesudah Kartago jatuh (149 SM). Kemudian orang-orang Arab yang menyerbu Afrika pada abad ketujuh dan keseblas membawa ajaran dan kebudayaan Islam. Suku-suku bangsa yang beragama Islam dan terutama Eropah dalam beberapa gelombang; penyerbuan-penyerbuan ini berhenti dalam abad kelima belas.

Penduduk Afrika juga mengalami perpindahan penduduk teruatama kearah urbanisasi yang begitu cepat bersamaan meningkatnya jumlah penduduk. Walaupun demikian, perpindahan penduduk yang makin mudah ini menimbulkan jenis perkembangan yang makin seragam seperti yang terjadi dalam masalah perumahan. Adanya kota-kota penting Kairo, Iskandariyah, dll.

Penduduk terbagi menjadi dua, yaitu pedesaan dan perkotaan. Kurang lebih separuh penduduk Afrika Utara berdiam di pedesaan. Meraka memelihara ternak atau bertani, kebanyakan pekerjaan dilakukan dengan tangan. Ribuan penduduk tidak mempunyai tanah dan harus menyewa sebidang kecil tanah.

Beberapa kelompok pengembara, seperti Badui, memelihara unta, kambing dan domba di Sahara. Kebanyakan wilayah Afrika Utara pernah dihuni bangsa Badui. Dongeng-dongeng Arab pernah berisi cerita tentang pengembaraannya. Kini mereka menghuni kurang dari 10 persen wilayah tersebut. Mereka mengembara antara musim panas dan dingin sambil menggembala ternak. Kemah tempat tinggalnya di tenun dari bulu binatang.

Hasil-hasil pertanian penduduk Afrika Utara adalah kurma, singkong, ubi rambat, dll. Sementara hasil perkebunannya adalah kopi, kelapa, coklat, kampas. Dan hasil penjualan jenis tanaman ini dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti untuk membeli membeli sepeda, makanan kaleng, pakaian, minyak lampu, dan korak api. Upacara-upacara yang sering diadakan diadakan di desa meruapakan satu bagian penting dari kehidupan pedesaaan. Kegiatan ini diadakan berkenaan dengan peristiwa seperti hujan pertama dalam musim hujan, saat menanam, atau saat menuai panenan.

Kemudian penduduk wilayah bagian perkotaan, standar kehidupannya lebih tinggi daripada penduduk desa, terutama kota menjamin fasilitas pendidikan serta fasilitas pengobatan yang lebih baik daripada di pedesaan. Kota juga menawarkan upah yang lebih baik bagi tenaga ahli di bidang pemerintahan, bisnis, industri serta bidang lainnya. Namun pertambahan jumlah penduduk yang cepat mempersulit pemerintah untuk menyediakan perumahan dan transportasi yang memadai. Persediaan air dan listrik kurang mencukupi. Jumlah pengangguran bertambah besar.

Selain itu kehidupan sosial yang ada di kawasan ini adalah mengenai perkawinan dan keluarga. Anggota keluarga Afrika memiliki ikatan yang kuat. Mereka pada umumnya setia terhadap keluarga dan mempunyai mempunyai semangat bekerja sama.

Pihak keluarga membantu menyelesaikan urusan bisnis, pencarian lapangan kerja, serta berbagai masalah keluarga yang lain. Perkawinan menurut kepercayaan Afrika, perkawinan lebih tinggi dari sekedar persetujuan antara kedua orang untuk hidup bersama. Perkawinan juga menyebabkan seseorang memperoleh lebih banyak lagi anggota keluarga, entah karena pertalian darah atau karena keturunan yang dihasilkan.

Kawasan daerah Afrika Utara, di sebelah utara dibatasi oleh laut Mediteran dan Selat Gilbaltar, di selatan dibatasi Gurun Sahara dan Gunung Chad, dan di sebelah barat berbatasan langsung dengan Samudera Atlantik. Berikut ini adalah tabel nama-nama Negara dan luas wilayah yang berada di wolayah Afrika Utara :

 

No Negara Luas
1 Mesir 1.001.450 km2
2 Libya 1.795.540 km2
3 Tunisia 163.610 km2
4 Aljazair 2.381.740 km2
5 Maroko 446.550 km2
  1. B.     Keadaan Politik
  1. C.    Implikasi Sosial
    1. 1.      Ekonomi

Menteri Keuangan Amerika Serikat Timothy Geithner mengatakan, masa depan demokrasi baru di Afrika Utara dan kawasan bergantung pada ekonomi, yang menjadikan generasi muda sebagai prioritas.

Keberhasilan demokrasi baru di Afrika Utara dan kawasan tergantung pada sistem ekonomi yang kuat dan komprehensif sehingga mampu memulihkan kondisi kehidupan rakyat, terutama kehidupan generasi mendatang. Lembaga-lembaga keuangan dunia mampu berperan penting dalam meujudkan hal tersebut,” tambahnya.

Berdasarkan laporkan Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi negara-negara Afrika Utara dan kawasan akan melampaui prediksi. Hal itu disebabkan oleh peningkatan pengeluaran publik dan hasil pendapatan minyak. Masih menurut laporan itu, tahun 2011, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara Afrika Utara dan kawasan mencapai lebih dari 4,1 persen. Angka itu lebih tinggi 0,5 persen yang diperkirakan sebelumnya.

Lebih lanjut, Geithner menjelaskan, program memerangi bencana kelaparan di Afrika membutuhkan kerjasama kolektif dunia demi menguatkan keamanan pangan dan pertanian. Ditambahkannya, “Para investor kita di bidang pertanian, dalam jangka panjang harus mampu meningkatkan pemanfaatan pertanian dan hasil pertanian. Kekeringan di Tanduk Afrika menunjukkan parahnya krisis akibat perubahan iklim di sepanjang tahun ini.”

  1. 2.      Kebudayaan

Dalam kebudayaan Afrika, kaum wanita seringkali tidak dapat menanyakan pasangan mereka mengenai skandal asmara, tidak dapat menolak kontak seksual, atau tidak dpat menyarankan kebiasaan seksual yang aman. Kepercayaan budaya seringkali mencerminkan ketidaktahuan dan penyangkalan mengenai AIDS. Misalnya, mempersalahkan ilmu sihir atas penyakit itu, dan pertolongan bisa didapat dari dukun.

Beberapa kebudayaan di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa, seperti kebudayaan Sub-Sahara. Sementara itu, wilayah Afrika Utara lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab dan Islam.

  1. 3.      Agama

Orang Afrika memeluk agama yang berbeda-beda, dengan Kristendan Islam dua yang paling tersebar. Sekitar 40% orang Afrika adalah Kristen dan 40% lainnya Muslim. Kurang lebih 20% orang Afrika memeluk agama asli Afrika. Sejumlah kecil juga memelukYudaisme, seperti suku Beta Israel dan Lemba.

Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi, adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan. Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama. 90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 95% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik.

  1. 4.      Bahasa

Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.

Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus.

Fungsi secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial.

Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuna, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuandan teknologi.

  1. 5.      Pendidikan

Ratusan tahun yang lampau, para tokoh Islam membangun sekolah pertama di pinggir Sahara. Di sekolah ini diajarkan bahasa Arab, Islam dan ilmu pengetahuan. Selain itu juga terdapat universitas terkemuka yang dijumpai di kawasan ini dimana dapat mengembangkan pendidikan masyarakat maupun masyarakat luar  kawasan tersebut


D.    Negara Yang menonjol di Wilayah Afrika Utara

MESIR

Mesir merupakan negara terbesar di wilayah Afrika Utara, tepatnya di antara 22°LU – 32°LU dan 25°BT – 36°BT. Luas negara ini mencapai 997.739 km² dengan jumlah penduduk sekitar 76.117.430 jiwa. Rata – rata kepadatan penduduk di Mesir mencapai 77 jiwa/km². Wilayah Mesir yang luas tersebut kebanyakan didominasi gurun yang tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal, sehingga penduduknya memusat di wilayah lembah Sungai Nil dan di pesisir pantainya. Adanya penduduk asli yang tinggal secara nomaden di daerah gurun menyebabkan Mesir mengalami ketimpangan dalam hal penyebaran penduduk dan pendapatannya. Meskipun memiliki banyak devisa, namun pendapatan perkapita penduduknya hanya mencapai 1.350 US dollar.

Pendapatan tersebut didukung oleh beberapa kegiatan perekonomian berikut ini :

Pertanian

Sektor pertanian menyumbangkan 17% perekonomian negara Mesir. Meskipun didominasi wilayah gurun, namun Mesir mendapatkan berkah dari adanya aliran Sungai Nil yang menyuburkan kawasan lembah dan deltanya. Mesir terkenal sebagai penghasil kapas, gandum, kurma, zaitun, dan serat papyrus (bahan baku kertas). Seiring dengan dibangunnya proyek raksasa bendungan Aswan, maka pertanian Mesir semakin maju. Saat ini produk pertaniannya semakin berkembang dengan menghasilkan berbagai jenis buah – buahan, sayuran, padi, tebu, dan rumput-rumputan untuk makanan ternak.

Peternakan dan Perikanan

Selain sebagai petani, masyarakat tradisional Mesir juga banyak yang hidup dari beternak secara nomaden. Jenis hewan ternak yang dikembangkan secara tradisional adalah domba, biri – biri, dan unta. Salah satu dampak pembangunan bendungan Aswan adalah mampu mendukung kegiatan peternakan, sehingga saat ini banyak peternak yang mulai mengembangkan ternaknya dengan cara – cara modern. Adapun perikanan dibedakan atas perikanan laut dan perikanan darat. Perikanan laut banyak diusahakan di perairan Laut Merah dan perairan Laut Tengah, sedangkan perairan darat banyak diusahakan di Sungai Nil dan di kawasan bendungannya.

Pertambangan

Hasil tambang utama Mesir adalah minyak bumi dan gas alam yang terdapat di pantai dan perairan Laut Merah serta di kawasan Gurun Libya dan Semenanjung Sinai. Selain hasil tambang utama tersebut, dikembangkan juga pertambangan fosfat, bijih besi, dan garam.

Perindustrian

Perindustrian termasuk di dalamnya perakitan, pertambangan, dan konstruksi, memberi masukan lebih dari 35% pendapatan nasionalnya.
Hasil industri utama negara ini adalah tekstil, bahan – bahan kimia, besi, dan minyak beserta olahannya. Hubungannya dengan negara – negara maju menyebabkan Mesir juga mulai membangun perindustrian di bidang otomotif, elektronik, barang – barang rumah tangga, dan obat –  obatan. Kawasan industri utama terdapat di Kairo dan Alexandria serta di berbagai zona industri di sepanjang Terusan Suez.

Perdagangan

  1. Ekspor berupa kapas, benang, tekstil dan permadani, minyak mentah, gas dan produk olahannya kopi, teh, cokelat, tebu, dan kurma.
  2. Impor berupa mesin – mesin dan peralatan transportasi, besi dan baja, kertas dan produk olahan makanan, serta bahan – bahan kimia.

Selain memperoleh devisa dari perdagangan, Mesir juga diuntungkan dengan adanya Terusan Suez yang membelah negaranya, yaitu dari pelayanan pelabuhan dan bea masuk terusan.

Kota – Kota Utama Di Mesir

Kairo, merupakan ibukota dan kota terbesar di Benua Afrika. Berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan kebudayaan.

  1. Alexandria, merupakan salah satu kota tertua di dunia, saat ini berfungsi sebagai pusat kebudayaan, filsafat, dan agama.
  2. Suez, merupakan kota pelabuhan yang ramai, terletak di tepi Laut Merah dan berfungsi sebagai pintu masuk Terusan Suez.
  3. Port Said, merupakan kota pelabuhan yang sangat ramai. Terletak di tepi Laut Tengah dan berperan sebagai pintu masuk Terusan Suez. Di kota ini terdapat berbagai jenis industri, seperti industri kimia, pengolahan makanan, perikan.Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab, Maṣr) adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai(dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.

Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. DiLuxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Mesir berbentuk republik sejak 18 Junimesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan indonesia 1953. Mohamed Hosni Mubarak telah menjabat sebagai Presiden Mesir selama lima periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah pembunuhan Presiden Mohammed Anwar el-Sadat. Selain itu, ia juga pemimpin Partai Demokrat Nasional. Perdana Menteri Mesir, Dr. Ahmed Nazif dilantik pada 9 Juli 2004 untuk menggantikan Dr. Atef Ebeid.

Politik

Kekuasaan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara teoritis, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun dalam prakteknya kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih dalam pemilu dengan kandidat tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen multipartai.

Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan perubahan aturan pemilihan presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk pertama kalinya sejak 1952, rakyat Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar berbagai kandidat. Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan sehingga berbagai tokoh, seperti Ayman Nour, tidak bisa bersaing dalam pemilihan dan Mubarak pun kembali menang dalam pemilu.

Pada akhir Januari 2011 rakyat Mesir menuntut Presiden yang sekarang Berkuasa Hosni Mubarak untuk meletakan jabatannya. Hingga 18 hari aksi demonstrasi besar-besaran menuntut Presiden Hosni Mubarak Mundur, akhirnya pada tanggal 11 Februari 2011 Hosni Mubarak resmi mengundurkan diri. Pengunduran diri Hosni Mubarak ini disambut baik oleh rakyatnya, dan disambut baik oleh dunia Internasional.

  • Demografi

Mesir merupakan negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta orang. Hampir seluruh populasi terpusat di sepanjang Sungai Nil, terutama Iskandariyah dan Kairo, dan sepanjang Delta Nil dan dekat Terusan Suez. Hampir 90% dari populasinya adalah pemeluk Islam dan sisanya Kristen terutama denominasi Coptic.

Penduduk Mesir hampir homogenous. Pengaruh Mediterania (seperti Arab dan Italia) dan Arab muncul di utara, dan ada beberapa penduduk asli hitam di selatan. Banyak teori telah diusulkan mengenai asal-usul orang Mesir, namun tidak ada yang konklusif, dan yang paling banyak diterima adalah masyarakat Mesir merupakan campuran dari orang Afrika Timur dan Asiatik yang pindah ke lembah Nil setelah zaman es.

LIBYA

Libya atau Libia (bahasa Arab: ‏ليبيا Lībyā) adalah sebuah negara di wilayah Maghrib Afrika Utara. Libya berbatasan dengan Laut Tengah di sebelah utara, Mesir di sebelah timur, Sudan di sebelah tenggara, Chad dan Niger di sebelah selatan, serta Aljazair dan Tunisia di sebelah barat.

Dengan wilayah seluas hampir 1,8 juta square kilometres (700,000 mil²), Libya adalah negara terbesar keempat di Afrika menurut luas wilayah, dan ke-17 terbesar di dunia. Kota terbesarnya, Tripoli, adalah rumah bagi 1,7 juta dari 6,4 juta rakyat Libya. Tiga pembagian wilayah tradisional negara ini adalah Tripolitania, Fezzan dan Cyrenaica.

Pada tahun 2009, Libya memiliki IPM tertinggi di Afrika dan PDB (PPP) per kapita tertinggi keempat di Afrika, setelah Seychelles, Guinea Khatulistiwa, dan Gabon. Libya memiliki cadangan minyak terbesar ke-10 dari negara-negara lain di dunia dan produksi minyak tertinggi ke-17.

Akibat perang saudara yang berlangsung sejak Februari hingga Oktober 2011, pemerintah Libya, yang pada saat itu telah berkuasa selama lebih dari 40 tahun, tumbang dan Libya memasuki periode pemerintahan oleh suatu pemerintahan sementara yang disebut Dewan Transisi Nasional (NTC).

TUNISIA

Republik Tunisia (bahasa Arab: الجمهرية التونسية) adalah sebuah negara Arab Muslim di Afrika Utara, tepatnya di pesisir Laut Tengah. Tunisia berbatasan dengan Aljazair di sebelah barat, dan Libya di selatan dan timur. Di antara negara-negara yang terletak di rangkaian Pegunungan Atlas, wilayah Tunisia termasuk yang paling timur dan terkecil. 40% wilayah Tunisia berupa padang pasir Sahara, sisanya tanah subur.

SUDAN

Sudan (nama resmi: Republic of Sudan ) adalah negara yang terletak di timur laut benua Afrika. Sudan merupakan negara terluas di Afrika dan di daerah Arab, serta terluas kesepuluh di dunia. Negara ini berbatasan dengan Mesir di utara, Laut Merah di timur laut, Kongo dan Afrika Tengah di barat daya, Chad di barat, dan Libya di barat laut. Sungai Nil yang merupakan sungai terpanjang di dunia, memisahkan negara ini menjadi bagian selatan dan utara.

Sebagai anggota dari PBB, Sudan juga anggota dari Arab Union, Liga Arab, OKI, dan Gerakan Non-Blok, dan juga sebagai pengamat di WTO. Ibu kota negara ini adalah Khartoum, yang merupakan pusat politik, kebudayaan, dan perdagangan. Sementara Omdurman sebagai kota terbesarnya. Dengan jumlah populasi sebesar 42 juta jiwa, Islam Sunni merupakan agama resmi dan terbanyak dianut, sementara bahasa Arab dan Inggris merupakan bahasa resmi negara ini.

Pendidikan

Pendidikan di Sudan digratiskan dan diwajibkan bagi seluruh anak-anak usia 6 sampai 13 tahun. Pendidikan dimulai dari pendidikan dasar selama dari delapan tahun, kemudian pendidikan menengah tiga tahun. Jenjang pendidikan diubah menjadi berformat 6 + 3 + 3 pada tahun 1990.

Bahasa pengantar pedidikan yang digunakan di semua tingkatan adalah bahasa Arab. Lokasi sekolah terkonsentrasi di sejumlah daerah perkotaan, yang mana sejumlah sekolah yang terletak di bagian Selatan dan Barat telah rusak bahkan hancur akibat konflik di Negara tersebut.

Pada tahun 2001, Bank Dunia memperkirakan bahwa partisipasi murni siswa Sekolah Dasar adalah 46% dan 21 persen dari pelajar sekolah menengah yang terdiri dari siswa yang memenuhi syarat. Tingkat kelangsungan pendidikan di Sudan sangat bervariasi, di beberapa provinsi bahkan hanya mencapai di bawah 20 persen.

Sudan memiliki 19 universitas berbahasa Arab. Pendidikan di tingkat menengah dan pendidikan tinggi di universitas mengalami masalah penghambat yang serius disebabkan oleh sebagian besar penduduk berjenis kelamin laki-laki melaksanakan dinas militer sebelum dapat menyelesaikan pendidikan mereka.

Menurut perkiraan Bank Dunia, pada tahun 2000 tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun keatas hampir 58% (69% untuk laki-laki, 46 %untuk wanita). Sedangkan pada tahun 2002, tingkat baca-tulis pada orang dewasa berusia 15 tahun keatas mencapai 60 persen dan tingkat buta aksara pemuda (usia 15-24) diperkirakan sebesar 23%.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Dengan demikian kawasan Afrika Utara merupakan kawasan yang paling maju dalam keagamaan, industri, pertanian, perkebunan, pendidikan, dan lain-lain.

Kawasan ini juga mengalami peristiwa sejarah semenjak zaman Firaun dimana merupakan peradaban tertua di dunia, hingga masuknya bangsa Berber kemudian masuknya Islam, sehingga kawasan ini juga mampu melahirkan orang-orang yang pandai dalam beberapa hal yaitu agama, politikus, yang kemudian mampu melahirkan negara-negara di kawasan ini seperti Mesir, Libya, Tunisia, Al jazair, Sudan, Maroko, Maroko, dan Mauritania.

Agama Islam adalah agama yang paling banyak di kawasan ini, suku bangsa Berber serta Arab merupakan suku atau etnis yang terbesar di kawasan Afrika Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s